Menjadi manusia yang lebih baik dari waktu ke waktu, itu harapan saya.
Menjadi sebaik-baiknya manusia yaitu yang dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Itu juga harapan saya.
Tetapi..saya sangat menyadari harapan akan tetap menjadi harapan bila tidak ada sejumput doa dan ikhtiar yang mengiringinya.
Karena itulah, saya jadi kepikiran untuk membuat checklist seperti ini. Mudah-mudahan dapat membantu saya untuk mengingatkan bahwa tujuan hidup saya masih jauh, banyak hal baru dan perbaikan yang sesungguhnya perlu saya lakukan, terlebih banyak kewajiban yang menunggu untuk ditunaikan dibandingkan waktu yang kita miliki.
Checklist ini awalnya bermula dari postingan ibu Septi dalam website IIP nya yang seringkali saya pantengin kalau punya kesempatan blogwalking. Beliau mensharing postingan mbak Naila member IIP mengenai checklist muslimah yang baru saja mba Naila buat untuk dirinya. Alhamdulillah dalam postingan tsb mbak naila bersedia memberikan contoh list yang dibuatkannya kepada pembaca blognya. Sehingga saya pun menjadi tertarik untuk menjadikannya benchmark untuk list muslimah profesional versi saya.
Kenapa list ini saya rasakan penting kehadirannya? Karena selama menjalankan aktivitas sebagai ibu rumah tangga, tidak jarang saya merasakan mati gaya, bingung dengan betapa monotonnya aktvitas saya selama ini. Alhamdulillah, semenjak bergabung dengan ibu profesional, membeli dan membaca buku2nya, saya jadi mendapatkan banyak inspirasi. Satu hal yang saya simpulkan: kita harus profesional dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan, termasuk menjadi ibu rumah tangga pun ada banyak ilmu dan caranya. Meskipun belum pernah ikut kopdarnya,tapi di komunitas ini saya jadi banyak belajar bagaimana menghargai waktu, menghargai ilmu, dan mengimplementasikan amal shalih selama menjadi seorang muslimah, seorang istri dan seorang ibu. Alhamdulillah..saya sudah merampungkan draftnya, sudah diprint dan semoga bisa saya evaluasi setiap harinya. Satu hal, saya jadi tersadarkan ada banyak hal bermanfaat yang bisa saya lakukan, soplease be wise..jangan biarkan diri kita terbius aktivitas yang ga mendatangkan manfaat, ya my dear..*pukpukbahusendiri
Faidza faraghta fanshab wa ila rabbika farghab
"Apabila kamu telah selesai dari suatu urusan, maka kerjakanlan sungguh-sungguh urusan lainnya."
(QS. Al-Insyirah: 7-8)
Nah buat yang penasaran seperti apa contoh draft checklist muslimahnya, langsung cuss kesini aja ya hehe. Saya buat formatnya hampir sama, tetapi kalau mbak naila memasang parameter nilai, disamping aktivitas-aktivitasnya, saya memilih untuk tidak memasang parameter nilai, melainkan saya buat parameter tgl 1 sampai 30 per bulannya. Jadi, setiap malam saya bisa mengisi form ini sebagai evaluasi.Apa saja yang telah terlaksana dan belum terlaksana. Semoga manfaat.
Hari ini, untuk
pertama kalinya, saya melihat beberapa bunga mulai bermekaran saat hendak bersilaturahim ke rumah salah seorang teman di
Claremont Rd. Sebelumnya, pada pagi harinya saya sempat diberitahu
oleh suami kalau hari ini adalah hari pergantian musim.
Alhamdulillah, selama musim dingin kemarin kami sekeluarga dikaruniai
perlindungan dan kesehatan yang luar biasa. Kami dituntut untuk dapat menyesuaikan dengan perubahan suhu yang ada dengan record suhu terendah berada
di bawah 0 derajat celcius. Dengan suhu yang minus, cukup membuat tubuh menggigil kedinginan jika tidak diantisipasi dengan treatment yang baik. Pun beberapa kali saya dapati tangan dan wajah saya menjadi
merah lebam dan berkeriput ketika saya keluar rumah dan lupa membawa
sarung tangan. Di musim dingin pula kami jadi tahu bagaimana rasanya
salju meskipun hujan salju kenyataannya hanya berkenan 'numpang lewat' saja selama satu malam. Demikian
juga dengan hujan es yang beberapa kali mengguyur kota Manchester
dengan gemuruh gerutukannya yang seru disertai dengan thunderstorm yang
menyala-nyala membelah langit. Mashaa Allah... Semoga semua hal ini mampu menjadikan kami
hambaNya yang pintar bersyukur..mengingat berbagai kemudahan dan keringanan yang
kami rasakan untuk menjalankan aktivitas selama di tanah air.
Sebenarnya, saat
pergantian dari Autumn ke Winter, kami sekeluarga sempat cukup kepayahan menyesuaikan diri dengan
perubahan suhu yang -menurut kami- cukup signifikan. Sampai-sampai si kecil terpasa kami bawa
ke Walk in Center ( UGD RS, kalau di Indonesia) disebabkan serangan flu dan demam yang tidak berhenti selama hampir dua pekan. Sayangnya
prosedur pelayanan kesehatan disini tidak mengizinkan kami untuk
dapat langsung berkonsultasi dengan dokter kecuali jika kami memilih untuk berobat
ke dokter praktek swasta,yang tentunya tanpa tercover oleh asuransi
kesehatan yang sudah kami bayar setiap tahunnya. Jadi,sesampainya di WIC, kami
diminta untuk menunggu antrian,kemudian setelah nama anak kami
dipanggil, barulah kami dapat menemui tenaga kesehatan disana
dan mulai berkonsultasi masalah kesehatan kepada mereka. Yang saya ingat,
saat itu sang suster hanya mengatakan gejala-gejala tersebut sangatlah wajar
menimpa anak-anak, bahkan orang dewasa sekalipun pada perubahan musim seperti ini. Kuncinya, kami
hanya diminta untuk menjaga daya tahan tubuh selama menghadapi
pergantian suhu. Kami diminta untuk memperhatikan pola hidup kami agar tetap dapat menjalankan aktivitas dengan baik. “Ini (suhunya) belum apa-apa. it will become worse,” kata susternya saat itu.
Semenjak itu, kami
mulai menyusun strategi menghadapi musim dingin. Selain mempelajari kebiasaan orang-orang disini ketika berhadapan dengan
musim dingin, kami juga mendapatkan beberapa tips menghadapi musim dingin dari orang-orang Indonesia
yang sudah cukup lama tinggal di Manchester. Kami mulai mengkombinasikan
tips-tips yang bisa kami jalankan dan Alhamdulillah, Allah mudahkan
sehingga kami berhasil melewati musim dingin tanpa merasakan drop
berlebihan. Suami yang kesehariannya nyaris selalu pulang di atas jam
8 malam pun bisa beraktivitas dengan prima, meskipun rela menjadikan
angin kencang dan suhu dingin sebagai sahabatnya selama bersepeda
ke/dari kampus yang lumayan jauh jaraknya. Si kecilpun alhamdulillah
jarang sekali sakit.
Berikut beberapa
tips yang kami praktekkan selama menghadapi musim dingin kemarin.
Semoga bermanfaat.
Alhamdulillah..baru-baru
ini anggota keluarga kami bertambah satu. Adik ipar baru saja
menggenapkan diennya pada akhir Januari lalu. Seperti yang umumnya
dilakukan oleh pengantin baru, mereka mengganti profil picture mereka
dengan foto pasangan hihi. Ada baiknya juga dalam rangka
mensyiarkan wajah pasangan mereka ke rekan-rekan yang tidak
berkesempatan hadir pada pernikahan mereka. Jadi ya, kalau pada
suatu kesempatan ada yang melihat mereka jalan-jalan membawa gandengan, tidak
perlu heran karena mereka telah menjadi pasangan yang halal,
terikat hubungan mahram dalam agama Islam. Begitulah niat kami ketika
kami mengganti profil picture kami dengan foto berpasangan beberapa
waktu seusai menikah dulu (eh kok malah dibahas).
Berbicara tentang
pernikahan, tetiba saya ingat masa-masa hectic yang dilalui saat menjadi
calon pengantin dulu. Bayangkan saja, saya dan suami perlu menyiapkan
pernikahan hanya dalam tempo 3 pekan saja! Hmm mungkin ada lagi ya
yang lebih singkat dari kami. Tapi bagi saya, mempersiapkan
pernikahan dalam waktu 3 pekan merupakan pengalaman yang memiliki
sejarah tersendiri dalam kehidupan saya wkwk :) Semua keputusan dan segala
urusan dituntut untuk serba cepat dan tepat dijalankan. Saya masih
ingat, pertimbangan untuk menikah dalam waktu cepat saat itu tak lain
dikarenakan adik-adik kami (adik kandung saya dan adik kandung suami)
pada bulan september sama-sama harus meninggalkan Indonesia demi
memenuhi kewajiban beasiswa s2 mereka ke negara Taiwan (adik suami) dan Jepang(adik saya). Faktor lainnya adalah kami tidak ingin menunda terlalu lama, bukankah
Rasulullah menganjurkan untuk menyegerakan pernikahan jika sudah
merasa berjodoh satu sama lain? Karenanya, dengan berbekal kekuatan
doa agar Dia tak hentinya memudahkan dan memberikan petunjukNya
kepada kami, diiringi berbagai ikhtiar yang melibatkan banyak pihak, Alhamdulillah, pada 14 September 2013, dari sebuah
aula masjid di pinggiran kota Bogor kami dapat mengikat sebuah janji
suci dihadapanNya.
Andalusia Islamic Center
Saya dikhitbah pada
pekan pertama Agustus, dan keputusan tanggal pernikahan baru keluar di pekan ketiga. Bisa ditebak lah ya..apa yang menjadi faktor
utamanya hehe. Yup, beberapa tempat alternatif untuk menyelenggarakan
pernikahan di Bogor saat itu sudah full booked sampai dengan akhir
tahun. Ada yang masih kosong jadwalnya, tapi setelah survey kami
kurang sreg dengan lokasinya. Ada yang tempatnya sudah ok, tetapi
list penyewanya sudah terisi penuh. Awalnya, kami sempat merencanakan
untuk menyelenggarakan akad nikah dan walimatul ursy di waktu yang
berbeda mengingat gedung gedung yang kami incar sudah padat jadwalnya. Namun
setelah disyuro'kan kembali dengan keluarga besar, dengan berbagai
pertimbangan yang ada,akhirnya kamipun memutuskan untuk
menyelenggarakan akad dan walimah di hari yang sama. Alhamdulillah,
berkat kemudahan dariNya, kami berhasil membooked tanggal 14
september sebagai waktu pernikahan kami di gedung Andalusia Islamic
Center,Sentul City. Terkait tanggal14 ini pun punya historinya sendiri. Sebab pada awalnya, ketika pertama kalinya survey ke Andalusia, booking list nya
sudah terisi penuh, kecuali untuk tanggal 14 september, pihak gedung masih harus mengkonfirmasi karena di tanggal tersebut rencananya gedung mau dipakai untuk salah satu kegiatan sebuah yayasan. Tetapi
beberapa hari setelah survey, kami dihubungi oleh pihak marketing
gedung, dan mendapatkan kabar kegiatan di tanggal 14 september resmi dibatalkan! MashaAllah..sungguh Maha Benar
janjiNya..
Langkah selanjutnya, kami mulai
menyetting tanggal 14 september sebagai hari pernikahan kami. Kami pun mulai hunting vendor-vendor yang kiranya akan terlibat
dalam pernikahan kami. Disini Alhamdulillah saya merasa lumayan
terbantu, karena yang pertama, saya memiliki cukup banyak waktu luang
untuk mencari vendor pernikahan yang tepat karena status saya yang
pengangguran hehe setelah sebelumnya, di akhir Juli Allah mudahkan
sidang tesis saya sehingga saya dinyatakan lulus oleh bapak dosen
penguji dan kembali lagi berkumpul dengan keluarga di Bogor. Yang
kedua, hobi sampingan saya menjadi wedding organizer sejak tahun 2011
nyatanya memberikan banyak kemudahan untuk mengetahui sedikit banyak
referensi vendor yang baik dikota Bogor. Dan yang ketiga, dukungan
penuh dari keluarga terutama ibu yang selalu berkenan memberikan
masukannya sebelum saya mengambil sebuah keputusan. Ditambah lagi faktor keempat, yaitu kekuatan dari orang-orang yang sudah melangitkan doanya demi kemudahan dan kelancaran acara kami. Meskipun target kami tidak
sepenuhnya berhasil (karena adik suami sudah harus berangkat pada
tanggal 6 september), tetapi Alhamdulillah, banyak sekali kemudahan
yang kami rasakan untuk sampai di tanggal 14 september 2013. Untuk
vendor catering dan dekorasi kami menggunakan Zainuddin Catering.
Sedikit sekali testimoni Zainuddin catering ini yang saya dapatkan dari internet. Karena
mereka tidak memanfaatkan social media ataupun website sebagai sarana
promosinya.Info tentang Zainuddin catering kami dapatkan dari seorang
perias yang kami survey. Dan Alhamdulillah, setelah bertemu dengan bu
Dian pemilik catering Zainuddin dan cocok dengan selera masakannya
setelah mengikuti testfoodnya, kami pun langsung memilih catering ini
sebagai vendor pernikahan kami. Oh ya, Zainuddin catering ini
sebenarnya usaha yang sudah dijalankan selama 3 generasi dan cukup
eksis di Bogor. Pelanggannya nggak datang dari Bogor saja,tetapi dari
daerah Jabodetabek juga. Selama ini mereka mengandalkan word of
mouth sebagai kekuatan marketing
mereka. Banyak pelanggan yang sudah menggunakan jasa mereka lalu
mereferensikan kekerabat atau keluarganya. Istana Bogor pun sudah
jadi langganan tetapnya Bu Dian. Oh ya, dan satu lagi, dari sisi
harga pun cukup affordable malah lebih murah dari catering-catering
yang sudah banyak dikenal di Bogor seperti Ros catering, Andriani,
Ryand, dll. Nah, selain catering, bu Dian juga menawarkan jasa
dekorasi. Karena sudah merasa
klop setelah melihat album dekorasinya, akhirnya kami putuskan untuk
memesan dekorasi dari Zainuddin catering juga.
dekorasi Zainuddin Catering
Dekorasi Catering Zainuddin
Untuk
vendor rias, kami pakai referensi dari orang dalam alias keluarga
hehe. Kolaborasi juga dengan vendor rias langganan WO kami. Kami
meminta bantuan teteh Kartika Budiayawan untuk merias saya dan ibu.
Sedangkan untuk rias keluarga, kami meminta bantuan ibu Nesya dari
Sanggar Putri. Banyak yang bilang hasil riasnya membuat pangling.
Bahkan ketika diperlihatkan foto-foto pernikahan kami,
anak kami seakan tidak mengenal sama sekali itu ibunya
heheuu.
So,that's the power of make up. Bagaimana
dengan busananya? Hmm untuk yang satu ini, orangtua kami cukup strict
dalam memilih busana yang tepat.
Setelah berputar-putar mencari busana yang bisa disewakan, akhirnya
kami memutuskan
untuk membuat sendiri gaun pengantinnya. Bersama penjahit langganan
ummi mertua, kami memilah milih bahan di pasar mayestik. Dan
Alhamdulillah, kurang
dari 7 hari proses kerja atau tepatnya tiga
hari
sebelum
hari H, gaun sudah siap untuk dipakai. Kenapa
bisa cepat? Karena kami memilih kain yang sudah berpayet dan memilih
desain yang cukup sederhana sehingga mudah dikerjakan oleh penjahitnya.Untuk beskap pengantin pria dan beskap orangtua kami menyewanya dari Sanggar pengantin. Seragam ibu dan ibu mertua, juga seragam saudara kandung kami titipkan untuk dibuatkan oleh penjahit langganan. Seragam keluarga besar dari seragam keluarga yang sudah pernah dipakai sebelumnya. Nah, kalau untuk
fotografi nya kami serahkan semuanya ke Askar photography. Hasilnya
Alhamdulillah cukup
memuaskan.
baju pengantin
Dari harganya pun
lumayan ramah di kantong hehe.
Fotografer dan kameramennya ramah dan proaktif. Untuk posisi MC,
dipegang oleh sahabat ayah dan ibu, pak waladan dan bu Endang.
Keduanya adalah teman baik bapak dan Ibu yang komunikatif dan ramah.Alhamdulillah, meskipun menghadapi pesanan mendadak dari kliennya (H minus dua-tiga pekan), para vendor mampu bekerja dengan cukup profesional. Alhamdulillah, di saat 14 september itu lah saya merasakan pertolongan Allah begitu luar biasa. Pada awalnya, saya sempat bertanya-tanya, apakah masih terkejar waktu selama tiga pekan untuk menyiapkan semuanya sesuai dengan harapan? Nyatanya Allah memberikan orang-orang yang tepat untuk hadir membantu terwujudnya pernikahan kami. Allah juga menghadirkan kemurahanNya lewat
tangan-tangan hambaNya. Banyak pihak keluarga besar dan teman dekat kami,
teman wedding organizer, juga
teman dekat ayah dan ibu kami, yang membantu mewujudkan kelancaran
pernikahan
kami. Meskipun tentunya pastilah masih jauh dari kesempurnaan.
Bersama teman-teman 2006
Ini
acaranya sudah 2,5 tahun yang lalu tapi baru dibahas
sekarang?*tepokjidat*
Hehe..maaf banget. Punteun pisan. Afwan jiddan. Ini mah judulnya mau
nostalgia saja, sambil disyukuri atas kemudahan-kemudahan yang telah
Allah berikan. Tentang
kolaborasi doa, ikhtiar, dan keyakinan bahwa Allah selalu hadir di
saat hambaNya membutuhkan. Disamping
mau menyemangati teman-teman yang sedang dalam proses menyiapkan
pernikahan. Juga mau memberikan rekomendasi barangkali ada
teman-teman yang sedang cari info vendor-vendor pernikahan
(hehehe..jadi aja niatnya bukan hanya nostalgia :p ). Pun perjalanan ini masih panjang untuk dilalui,hehe...semoga bahtera ini dapat terus melaju mengarungi lautan kehidupan yang diridhai dan diberkahi olehNya..
Barangkali bisa dijadikan alternatif vendor pernikahan bagi teman-teman yang membutuhkan, ini saya berikan kontak yang bisa dihubungi:
Sudah 1,5 tahun berlalu semenjak Allah titipkan bunda sebuah amanah baru
menjadi seorang ibu
Sungguh bahagia hati melihatmu terus bertumbuh dan berkembang..
Sungguh limpahan syukur diberikan nikmat mendampingimu melalui hari demi
hari mengenal arti kehidupan..
Dengan rahmat-Nya engkau tumbuh menjadi anak yang kuat dan sehat,
sayang..
Dengan cinta-Nya engkau tumbuh menjadi anak yang ceria dan penyayang..
Insya Allah masih terekam dengan baik dalam memori, berbagai peristiwa
yang dilalui detik-detik terakhir menjelang engkau lahir
Di saat kami dihadapkan dengan dua pilihan, induksi atau sesar..
Bukan pilihan mudah bagi bunda yang saat itu nyaris menggenapkan peran
pertama menjadi seorang ibu, dengan mengandungmu..
Setelah melalui layar USG kami melihatmu terlilit tali plasenta di
beberapa bagian tubuhmu,
Membuatmu kepayahan menggapai jalan lahir kemudian detak jantungmu menjadi
tidak stabil
Setelah dua hari perjuangan untuk melahirkanmu sudah mencapai fase
aktif, lalu kembali lagi ke fase pasif , sesuatu yang jarang sekali terjadi
–kata bidan-
Di saat tahapan demi tahapan induksi sudah terlalui, dari mematangkan
mulut rahim hingga menaikkan kadar oksitosin
Begitulah upaya proses persalinan normal kita lalui, dan ternyata Allah
punya rencana yang lain
Atas iradahNya engkau lahir tidak
keluar dari ‘pintu’, melainkan dari ‘jendela buatan’..sesuatu yang saat itu
ingin sekali bunda hindari, sayang..
Tetapi tahukah Nak..setelah melalui proses operasi yang cukup menegangkan
itu, sesungguhnya bunda jadi sangat bersyukur, betapa Allah masih teramat
sayang dengan kita..
Betapa Allah sudah menyiapkan pilihan terbaikNya untuk kita jalani..
Pada suatu ketika saya ditugaskan untuk membuat lauk makan siang untuk anak-anak yang jumlahnya 12-15 orang. Jadilah ayam bacem sederhana ini..rasanya yang cenderung manis membuatnya lebih mudah diterima oleh lidah anak-anak.
Bismillah..apalah namanya ini ^.^". Ayam goreng ala-ala KFC. Rasanya sih nggak mirip dengan ayam Sabana atau ayam KFC. Tapi lumayan jadi menu andalan keluarga kalau lagi mau masak yang praktis dengan bumbu minimalis,hee..
Kunci kesuksesan membuat ayam ini menjadi sangat renyah adalah cara memasaknya yang dilakukan secara deep frying . Minyaknya sudah dalam kondisi panas saat ayam dimasukkan dalam penggorengan, dan pastikan seluruh bagian ayamnya terendam oleh minyak ketika digoreng. Selain itu, sensasi crispy nya juga sedikit banyak dipengaruhi oleh bagaimana kita membaluri ayam dengan tepung. Saat membaluri tepung, sebaiknya membalurinya dengan mencubit-cubit bagian luar ayam berulang kali hingga si tepung dapat bergumul menempel dengan baik pada permukaan ayam.
Resepnya nggak ribet kok :)
Paha ayam atau daging ayam bagian apa saja dibaluri garam, jahe, merica secukupnya. Diamkan selama 15 menit. Setelah bumbu meresap, celupkan satu per satu ke dalam telur yang sudah dikocok. Lalu balur dengan campuran tepung (tepung terigu + tepung maizena + garam + merica + black pepper (opsional, kalau suka pedas)). Terakhir, goreng didalam minyak yang panas hingga matang dan crunchy.
Bismillah.. pizza adalah salah satu menu favorit jajanan keluarga kami..hmm lebih tepatnya, the only one fast food yang pernah dan mampu kami beli selama disini...mengingat harga pizza disini biasanya lebih murah dibandingkan menu-menu fast food lainnya (satu porsinya 2.5 pound sudah bisa untuk makan sekeluarga :p). Jadi ya kalau lagi bosan dengan menu rumahan otomatis default-nya beli seloyang pizza ukuran 10 di restoran-restoran timur tengah atau restoran asia.
Nah..berhubung banyak restoran cepat saji disini yang pakai konsep open kitchen, jadi kita sebagai pelanggan bisa duduk-duduk cantik sambil melihat sedikit banyak proses pembuatannya. Saya perhatikan runutannya. Mulai dari saat sang waitress mengambil adonan pan yang sudah jadi, kemudian memukul-mukulnya dengan tangan, memutar-mutarnya hingga teksturnya yang kenyal menjadi melebar ke arah luar. kemudian dibalur aneka topping mulai dari saus tomat, serpihan keju, paprika, bawang bombay, dan terakhir potongan daging yang sudah matang. Lalu dimasukkan dalam oven, selama 15 menit dan...TING! pizza siap disajikan.
Bismillah..ceritanya si kecil lagi mogok makan. Dikasih nasi nda mau. Dikasih sayur dibuang. Dikasih daging dilepeh. Duhh hati ibu mana yang tidak sedih :'(. Akhirnya coba merenung sejenak deh. Evaluasi barangkali sudah mulai bosan dengan menu yang itu-itu aja. Bisa juga karena lagi tumbuh gigi taringnya (langsung empat, udah mulai keliatan putih2nya, hiks kebayang gimana sakitnya..berjuang ya nak! bismillah..) oke..mungkin bisa coba buat alternatif lain selain nasi. Dan akhirnya pilihan jatuh ke makaroni ini (ada stok makaroni juga yang belum diolah dirumah). Hasilnya..alhamdulillah, sukses ludes dimaem fatih. mungkin karena teksturnya yang lebih lembut ya dibandingin makanan padat yang dikasih2 sebelumnya. Alhamdulillah. oia maaf taburan parsley nya ngga rata..karena si bunda agak ceroboh pas adegan mau naburin, parsleynya malah tumpah duluan hooho ...jangan ditiru ya!
berhubung ngga ada stok susu, saya coba buat yang ngga pakai susu..
Bismillah..kali ini mau posting resep yang sangat praktis dibuat: kari ayam :). Kenapa praktis? karena hanya perlu menggunakan bubuk kari, bawang merah, bawang putih, garam,kecap dan sayuran sebagai bahannya. Suami dan si kecil juga suka :) tambah mantap kalau dikasih irisan cabai merah, hmm..berhubung saya masih punya batita (ceritanya ga mau ribet masak dua lauk sekaligus,ups..) jadilah saya jarang sekali mencampurkan cabai kedalam resep masakan saya. Biasanya kalaupun sedang ingin makan pedas, saya sisihkan terlebih dahulu untuk anak saya. kemudian sisanya utk kami berdua, saya taburkan irisan cabai (rebus lagi kuahnya sebentar) atau bubuk cabai ke dalam lauknya.
Bismillah..salah satu aktivitas rutinan kami selama tinggal disini adalah menyetok roti dan susu sebagai stok makanan yang wajib tersedia di rumah. Mengapa roti dan susu? karena selain sehat, harganya juga sangat terjangkau. Susu UHT sebanyak 2Liter disini bisa didapat dengan harga 0.69 pound saja sedangkan 800gram slices roti tawar hanya dibanderol dengan harga 0.49 pound. Murah meriah bukan. Disini kita bisa memilih berbagai tipe roti, mulai dari yg gandum utuh sampai yg toastie ada semua. Untuk ibu menyusui sepertt saya, roti gandum utuh dan susu UHT menjadi pilihan favorit karena efektif meningkatkan produksi ASI. Nah, puding roti ini saya buat untuk menghabiskan stok roti thick white toastie yang masa expirednya sudah sangat dekat. Bisa juga dibawa sebagai bekal makanan kalau sedang ajak fatih jalan-jalan ke park. Berikut ini resepnya:
Bismillah.. saya menemukan resep gulai kambing ini dari hasil sharing seorang teman di FB. Dan alhamdulillah, sesuai dengan yang disampaikan oleh penulis resepnya, gulai kambingnya uenaaaak :p suami dan anak pada suka, alhamdulillah ^^ Agak banyak memang, bahan-bahan yang perlu disiapkan, tapi..woth it kok!Next time, harus sudah hafal nih bumbunya diluar kepala hehehe :)
Sumbernya dari mba lovely ayi disini..dicoba yaaa ^^
Alhamdulillah..akhirnya kesampaian juga buat lambchop ini. Lambchop merupakan salah satu menu favorit yang banyak tersedia di restaurant-restaurant Middle East atau Asia di Manchester. Harga lambchop biasanya berkisar 5-7 pound per porsinya. Dengan harga yang sama kita sudah dapat membeli iga kambing mentah (lambchop) seberat 1kg di toko halal lho..mengingat komitmen kami untuk dapat hidup lebih hemat dan mengurangi semaksimal mungkin jajan makanan di luar, akhirnya kami putuskan untuk membuat nya sendiri saja di rumah. Alhamdulillah..sebelumnya saya sempat merasakan lambchop dua kali pada event yang diselenggarakan oleh teman-teman suami disini, jadi sedikit banyak berani untuk mengira-ngira bahan dan bumbu yang dipakai untuk memanggang lambchop..alhamdulillah jadi favorit keluarga :) InsyaAllah praktis buatnya, yuk dicoba :)
Caranya sangat sederhana, bisakah anda sisihkan waktu anda 15 menit saja perhari? yang saya mau cukup 15 menit saja, 15 menit dari waktu anda setiap seharinya, 15 menit dari waktumu setiap hari. Dan insya Allah anda dapat menghapal Al-Quran dengan sempurna, saya berkata apa? SEMPURNA. Maaf , sebelum saya sampaikan kepada anda: Bagaimana cara menghapal Al-Quran? Simak dengan seksama kisah berikut ini:
Di desa kami ada beberapa akhwat di mesjid ( Khusus wanita ). Mereka mengumpulkan para wanita lansia ( Lanjut Usia ), umurnya sekitar 50 – 60 tahun yang tidak bisa baca dan tulis, hapalan mereka kisaran Al-Falaq dan An Nas, yakni beberapa surat saja, agar shalat mereka sah. Dan hapalan awal mereka surat Al Fatihah dan Al Mu’awwidzat, surah surah pendek dan hapalan bertasyahud. Maka mulailah para ibu ibu datang, lalu ukhti tadi membaca Al Fatihah, dan para ibu2 mengikuti bacaannya dengan diulang2, sampai ibu2 tadi hapal Al Fatihah dengan baik, lalu Mu’awwidzat, lalu menghapal tasyahud lalu menghapal surah surah pendek dengan mengikuti guru berulang ulang. Anda pun bisa melakukannya di rumah, ambil kaset suara Al-Hushyairy dalam kaset mushap mu’allim, stel di tape, ketika Qori membaca, anda bisa mngikuti bacaannya, dan diulang ulang. Dan sekarang ada program computer dalam bentuk CD namanya mushap mu’allim, bacaannya dapat di ulang 9 kali dan anda terus ikuti bacaannya berulang ulang sampai hapal, ok…!
Akhwat tadi mereka tidak mempunyai computer, akhwat mulai membaca dan mengajarkan ibu2 tadi hanya sekali seminggu, khusus wanita, mereka menghapal surah surah pendek. Akhwat tadi bertanya kepada ibu2, “hapalannya di tambah ya…!!! ibu2 menyahut: Ya…!!! Tambahkan saja hapalannya!” hapalan mereka terus menerus bertambah, sehingga mereka hapal Jus ‘Amma seluruhnya, sehingga merasakan nikmatnya Iman dan lezatnya AlQuran, mereka juga hapal Juz Tabarak. Mereka memulai Juz Tabarak, 5 ayat – 5 ayat atau 3 ayat – 3 ayat, dan hapal seluruhnya Juz Tabarak. Mereka juga hapal Juz Qad Sami’a. Lalu kami pun mengadakan perlombaan buat mereka dan mulailah para wanita ini menghapal Al-Quran. Anda tahukan??? Ibu ibu tadi tidak bisa baca dan tidak bisa tulis. Pemenang pertama kami beri hadiah. Berapa juz iya hapal??? Berapa Juz??? Berapa yang anda kira??? Dia hapal Al-Quran 28 Juz, ia berumur 62 tahun, Dia tidak bisa baca dan tidak bisa tulis. Ia menghapal dengan cara mendengar dari rekaman ( kaset ) dan dari guru perempuannya yang memudahkannya, dan hapal dengan baik. Lalu setelahnya berumur 50 tahun, ada yang 18 Juz, 15 Juz, 14 Juz dan 28 Juz, Ibu ibu tua buta huruf yang tidak bisa baca dan tulis. Lalu anda ya Ustadz, bapak, Doktor, berapa Juz yang anda hapal??? Atau anda hanya menghapal surah pendek saja? Bukan merupakan aib anda wahai Doktor, untuk mulai menghapal satu Juz, kemudian dua Juz. Saya demi Allah, bersama anda tadi TAKJUB melihat / mendengar kisah tadi, sungguh…Kenapa??? Saya hanya katakan kepada Anda, 15 menit, seperempat jam tiap hari, 10 menit tiap hari, anda menghapal 3 ayat, Amma yatasa alun(1) Aninnabail Adzim(2) Allazi hum fihi mukhtalipun(3), Anda siap hafalkan hari ini? Tidak sulit bukan??? Lanjut … Saya katakan: bukan hal yang sulit bagi anda, hanya 3 ayat dan selama 10 menit pun anda sudah hapal. Dengan demikian kita mulai sekarang Insya Allah. Kita mulai… kita mulai…saya akan berikan caranya, (ambillah kertas dan pena), saya akan berikan cara atau tekhnisnya Insya Allah. Oke mulailah ( anda tulis ) anda benar benar menghapal dengan mudah, tidak akan sulit sama sekali, tidak akan mengganggu pekerjaan, maupun tugas maupun perdagangan anda, cukup 15 menit perhari, pilih waktu kapan pun yang anda suka, yang penting hanya 15 menit perhari, lanjut???
Yang pertama :NIAT YANG IKHLAS KARENA ALLAH.
Mengikhlaskan niat anda pada Allah, yakni; untuk apa Anda menghapal Al-Quran? Menghapal Al-Quran hanya untuk Allah, agar dapat masuk surga, agar menjadi orang orang yang dicintai Allah, dan orang orang pilihanNya, agar Al-Quran dapat menaungi anda pada hari kiamat, supaya surah AlBaqarah dan Al-Imran dapat memberi anda syafaat pada hari kiamat, pokoknya ikhlas pada Allah, tujuan yang utama adalah mengikhlaskan niat pada Allah.
Yang kedua :MENGHAFAL DARI SATU CETAKAN MUSHAF.
Menghafal AlQuran dari satu cetakan, jangan anda hapalkan setiap surah dari cetakan yang saling berbeda, sehingga nantinya hafalan anda bergantung pada banyak cetakan. Anda harus hafalkan dari satu cetakan, ok! Saya katakana apa tadi??? Menghafal dari satu cetakan. Anda bisa dapatkan salah satu dari cetakan yang terkenal, seperti cetakan Malik Fahd ataupun cetakan Madinah Munawwarah, dan mulailah anda menghafal dari cetakan tersebut.
Yang ketiga :MENYETOR HAFALAN DIHADAPAN QORI YANG MAHIR.
Siapapun orang yang anda jumpai, atau imam mesjid manapun, setorkan hapalan anda dihadapannya 3 ayat. Dan anda tidak merasa keberatan, Demi Allah!!! Anda tidak akan merasa berat, kawan anda dikantor pun bisa, katakan: tolong dengarkan bacaan saya, rekan kerja pun bisa, atau siapapun yang anda jumpai di mesjid, katakan: tolong dengarkan bacaan saya 3 ayat saja. Anda tidak akan merasa keberatan bukan??? Demi Allah anda akan merasakan nikmatnya AlQuran dan dengan AlQuran anda akan semakin dekat kepada Allah. Anda baca 3 ayat, dan saya tidak katakan pada anda bahwa harus dihadapan mereka yang sudah meraih gelar Doktor, dan menghafal dihadapannya, tidak!! AlQuran tidak ada kaitannya dengan gelar Doktoral, Megister, AlQuran hanya butuh kaidah dalam membaca. Anda cukup pelajari kaidah tajwid, tidak akan sulit, sama sekali tidak akan ada kesulitan, insya Allah cukup membaca dihadapan siapa saja yang anda percaya? 1 Juz misalnya, kemudian anda pulang dan membaca sendiri dengan computer, masih nomor satu yaitu: membaca atau menghafal dihadapan Qori yang mahir dan anda bisa dapatkan cd mushap mu’allim yang dapat diulang ulang, kemudian anda masukkan ke computer, kemudian anda ikuti bacaannya, agar bacaan anda bagus, Ada CD dengan suara Hudzaifi, ada juga dengan suara alminsyawi, Abdul Basith, pilih sesuai yang anda inginkan, kemudian anda baca setelahnya dan ikutilah bacaan mereka, ikuti supaya anda bisa mengucapkan huruf hurufnya dengan benar.
Yang ke empat :MENGHAFAL SETELAH FAJR ( SUBUH ).
Menghapal setelah terbitnya fajar, kenapa saya katakan menghafalnya setelah fajar? Karena waktu fajar adalah waktu yang baik dan penuh berkah. Dan Nabi Muhammad SAW, berdoa untuk mereka yang mengerjakan sesuatu di waktu fajar agar Allah melimpahkan berkah kepada mereka, beliau berdoa: “Ya Allah, limpahkanlah berkah untuk umatku pada waktu paginya”. Setelah fajar anda hapalkan 5 ayat, dan mulailah…
Yang kelima :MEMINIMKAN YANG DIHAFAL.
Meminimkan hafalan. Saya tidak katakan bahwa setiap harinya harus menghapal seperempat (hal/juz), tidak…Karena nanti syetan membisikkan: “ayo hapalkan seperempat (hal/jus) atau 2 ¼…” dan ketika anda sudah menyelesaikan 1 juz, anda lupa sepertiga dari hapalan anda…JANGAN…
Perbuatan yang sedikit tapi berkesinambungan lebih baik dari pada banyak namun pada akhirnya terputus.
Yang ke enam :MEMBACA HAFALAN DI SETIAP KALI SHALAT.
Meminimkan hapalan dan mengulanginya 5 kali dalam shalat. Tidak apa apa misalnya anda menghapal 3 ayat dalam sehari…
Kemudian anda ulangi hapalan anda ketika shalat dhuha, subuh, shalat sunnah subuh, dzuhur, sunnah dzuhur, ashar, sunnah ashar, maghrib, sunnah maghrib, isya dan shalat sunnah isya. Saya kira bukanlah hal yang sulit, hanya 3 ayat, ok…
Hari selanjutnya anda tambah hafalan lagi 3 ayat, setelah anda hafal, ulangi hafalan anda dalam shalat, Menghafal cukup dengan 7 menit, akan tetapi anda mengulang ulangnya dalam shalat. Ketika berjalan ke mesjid pun anda dapat mengulangi hafalan anda, pulang pergi ke mesjid mungkin anda dapat mengulangi 5 kali ataupun 15 kali, saya kira hafalan anda akan kuat dan sempurna. Hari jumat, pada hari jumat anda mengulangi hafalan anda yang telah anda hafal selama satu ahad. Coba perhatikan, hari sabtu anda telah hafal 3 ayat…eh sekarang kita hari rabu, insya Allah mulai kamis, pagi besok, ok! Anda hafalkan hari kamis 3 ayat, ok! Dan baca hafalan anda pada shalat 5 waktu, hari jumatnya anda hafalkan lagi 3 ayat selanjutnya, hari kamis 3 ayat, hari jumat 3 ayat. Kemudian setorkan hafalan anda sebanyak 6 ayat. Hari sabtunya, setoran hafalan menjadi 9 ayat. Hari ahad menjadi 12 ayat dan seterusnya. Setiap hari anda menghafal 3 ayat dan mengulangi hafalan anda yang lain. Dan usahakan anda banyak membaca hafalan anda itu di dalam shalat. Setelah isya anda shalat sunnah isya 2 rakaat dengan membaca seluruh yang anda telah hafal.
Silahkan coba cara ini selama satu minggu, semoga hasilnya lebih baik insya Allah, amin.
Yang ke tujuh :MURAJA’AH ATAU MENGULANG.
Murajaah atau Mengulangi hafalan yang telah lalu dan mengulangi hafalan tersebut pada shalat sunnah 2 rakaat setelah isya.
Yang ke delapan :LUANGKAN WAKTU SEPEKAN UNTUK MENGULANG SETELAH HAFAL 1 JUZ.
Apabila Allah memuliakan anda dengan menghafal al-Quran 1 juz dengan sempurna, maka anda berhenti menambah hafalan anda selama sepekan penuh, anda hafal juz Amma contohnya, anda jangan menambah hafalan baru, tapi dalam sepekan setiap hari anda mengulangi juz amma 2 kali, terus setiap hari 2 kali, supaya hafalan anda sempurna, terus dengan perlahan. Syetan membisiki di telinga anda : “Wah anda telah hafal juz ‘Amma, ayo cepat segera anda hafalkan juz Tabarak, juz Qad Samiallah, ayo cepat…” TIDAK…TIDAK…anda harus hafal perlahan lahan, ya sedikit demi sedikit, kalau tidak bisa, jadi selama 10 tahun anda tidak akan menghafal apapun, oke! Selama sepekan penuh anda mengulangi 1 juz yang telah anda hafal.
Yang ke sembilan :JIKA SUDAH HAFAL 1 JUZ, MENGULANG ¼ HAFALAN YANG LALU DITAMBAH 3 AYAT YANG BARU.
Apabila Allah memuliakan anda dengan menghafal 1 juz, maka setiap hari anda menghafal 3 ayat dan mengulangi ¼ hafalan anda yang lalu, setiap hari tambah 3 ayat dan mengulangi ¼ dari hafalan yang lalu, lanjut (faham)??
Coba perhatikan, apabila Allah memuliakan anda dengan menghafal 2 juz, maka yang harus anda ulangi adalah 2 perempat dari hafalan anda, ditambah 3 ayat hafan baru, begitulah seterusnya dan anda baca apa yang anda telah hafal dalam 2 rakaat shalat sunnah setelah isya.
Yang ke sepuluh :MEMINIMALISIR MAKAN, BERBICARA DAN TIDUR.
Coba perhatikan!!! Ini penting sekali, anda masih bersama saya, simaklah!!! Setelah anda menghafal Al-Quran maka anda harus meminimalisir 3 hal :
1). Meminimalisir makan,
2). Ucapan,
3). Dan juga tidur,
oke!Kenapa??? Karena apabila anda meminimalisir makan…Saat anda mengurangi makan, pembicaraan, dan juga tidur. Pembicaraan dikurangi, waktu tidur dijadwal, begitu juga waktu makan, kalau tidak, akan bermasalah.
Yang ke sebelas :BERDO’A.
Berdo’a semoga Allah memudahkan anda menghafal Al-Qur’an. Berdo’a, Allah SWT akan memberkahi anda yang menghafal Al-Qur’an, karena anda tidak akan bisa menghafal al Quran kecuali dengan Taufiq Allah ( pertolongan / anugrah Allah ). Apakah setiap pembicaraan ini bisa di peroleh semuanya?? setiap pembicaraan ini dapat diperoleh, ini adalah ringkasan dari kitab dengan judul “Atsimaarul Yaani’ah filkhuthobil jaami’ah”, intisari dari khutbah atau ceramah ini adalah judul judul ini adalah dibawah judul kewajiban kita kepada AlQuranul karim dari kitab “Atsimaarulyaani’ah filkhuthobil jaami’ah” … “الثمار اليانعة في الخطب الجامعة” anda bisa memperoleh kitab ini, dan kitab ini dikarang oleh Ibnu Rajab Al Hambali dan telah beredar di pasaran. Terimakasih, Wallahul hadi ilas Siratil Mustaqim, Good luck
alhamdulillah. dapat tips parenting yg baru lg. saved saved saved ^____^.
7 Rahasia Mendidik Anak dari Ustdz Farid Ahmad! Saya Menyesal Tidak Mengetahuinya Dari Dulu...
7 Rahasia Mendidik Anak dari Ustdz Farid Ahmad!
1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.
2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.
3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.
4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.
5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.
6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.
7. Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.
Bismillah...iseng-iseng menyambangi blog lama di http://lamyanurzahidah.wordpress.com, dan kembali diingatkan oleh sebuah tulisan sederhana disana. Alhamdulillah. Yuk Bunda-Bunda semua.. kita berusaha jadikan setiap aktivitas kita bernilai manfaat dan kebaikan yang mengundang ridha Allah SWT... ** selfnotification** :)
Terhenyak sesaat setelah membaca status fb seorang teman..seperti diingatkan kembali tentang fitrah seorang wanita..memang ketentuan-ketentuan-Nya tidak ada yang terlalu mengekang atau justru terlalu membebaskan..Keinginan-Nya mungkin hanyalah mengarahkan hamba-Nya agar selalu berada dalam koridor yang sesuai dengan fitrah kemanusiaanya..#selfnote
Saya kagum dengan istri para sahabat Rasulullah SAW, suami mereka adalah da’i dan pejuang Islam yang gagah perkasa, namun jarang manusia yang tahu nama mereka, hanya peran dan jasa mereka yang dapat dirasakan oleh manusia di zaman berikutnya….
Saya kagum dengan ibu dan istri dari Umar bin Abdul Azis, anak dan suami mereka adalah Khalifah Islam yang paling sukses setelah khalifah rasyidah, namun jarang manusia yang tahu nama mereka, hanya peran dan jasa mereka yang dapat dirasakan oleh manusia di zaman berikutnya….
Saya kagum dengan istri Hassan Al-Banna, suami nya adalah da’i dan pemimpin syuhada di zaman modern, namun jarang manusia yang tahu nama mereka, hanya peran dan jasa mereka yang dapat dirasakan oleh manusia di zaman berikutnya….
Mungkinkah mereka bukan wanita ahli syurga?
Apakah wanita yang ahli syurga adalah mereka yang di sebut da’iyah yang sering berdakwah di panggung? di televisi? di radio? padahal anaknya diserahkan ke pembantu/bibi…. padahal sering cekcok dan berkata keras kepada suami…
Tidak. Keinginan mereka berada di rumah, mendidik anak-anak mereka dengan Al-Qur’an dan kasih sayang, patuh dan tak pernah menyela suami dengan alasan apapun, serta mendukung dakwah suami mereka adalah bentuk pemahaman mereka akan makna JIHAD.
Ingatlah ketika beberapa orang wanita complaint kepada Rasulullah tentang peluang laki-laki yang lebih besar untuk masuk syurga sebab dapat berjihad dan lain sebagainya. Apa jawaban Rasulullah? Beliau SAW menjawab bahwa JIHAD wanita adalah di rumah nya, mematuhi perintah suami dan menjaga harta dan kehormatan suami, namun kebanyakan wanita tak memperhatikannya.
Lagi-lagi judulnya memanfaatkan sisa-sisa bahan makanan yang ada...kali ini saya punya stok: beberapa lembar sawi hijau, beberapa lembar sawi putih, satu potong wortel, satu batang brokoli, homemade bakso sapi, tahu sutra, dan beberapa lembar daun bawang. Karena ada tahu sutranya saya jadi kepikiran untuk membuat sapo tahu saja. Yang menjadi favorit adalah rasa kuahnya yang gurih dan kental karena menggunakan larutan tepung maizena. Sapo tahu ini merupakan menu andalan bagi ibu-ibu muda seperti saya. Masaknya ngga ribet, cepat, namun kaya akan kandungan gizi dan nutrisi.
Ini dia resepnya :)
Sapo Tahu Bakso Sayuran
Resep hasil modifikasi sendiri
Bahan:
- 3 siung bawang putih, cacah
- 1 ruas jahe, geprek
- 5 lembar sawi hijau, potong2 persegi panjang - 10 lembar sawi putih, potong2 persegi panjang
- 3 cabai merah, potong serong
- 1 potong wortel, potong2 persegi
- 2 lembar daun bawang, potong serong
- 1 batang brokoli, potong sesuai kuntumnya
- 6 butir bakso sapi
- Tahu Jepang / Tahu Sutra 140 gram, masak hingga permukaannya berubah warna.
- 2 sdm saus tiram
- 2 sdt kecap ikan
- 1/2 sdm kecap manis
- Air 500ml
- Minyak untuk menumis
- Gula dan garam secukupnya.
- 1 1/2 sdm tepung maizena, larutkan dalam sedikit air.
Cara Membuat:
- Tumis bawang putih, jahe sampai harum. Masukkan cabai merah, aduk aduk hingga cabai layu. Masukkan 250ml air. Tunggu sampai mendidih. Masukkan potongan wortel. Tunggu sampai wortel setengah matang. Masukkan potongan brokoli dan bakso sapi hingga bakso berubah warna. Masukkan potongan sawi hijau, sawi putih, Tuangkan saus tiram, kecap ikan. Aduk-aduk merata. Masukkan kecap manis. Tambahkan gula dan garam. Cicipi hingga rasanya pas di lidah. Terakhir, kurang lebih 3 menit sebelum diangkat, masukkan daun bawang. Tambahkan larutan tepung maizena.
- Sambil menunggu sayuran dimasak, goreng tahu sutra di atas wajan yang berbeda. Masak hingga permukaannya berubah warna (agak kekuningan). Angkat. Campurkan ke dalam panci berisi bakso+sayuran sapo tahu. Note: Tahu sutra digoreng terlebih dahulu agar ketika dicampur, teksturnya tidak gampang pecah.
Setiap kali masak sop daging kacang merah, entah mengapa saya jadi mudah flashback ke masa lalu...dimana saya waktu kecil doyan banget dimasakin sop yang satu ini :) Alhamdulillah-nya anak saya juga suka. Nah khusus buat Fatih, biasanya sebelum saya tambahkan gulgar, saya sisihkan dulu sebagian sopnya agar dapat dinikmati oleh Fatih dengan aman. Untuk resepnya saya paling cocok dengan resep dari sajian sedap (www.sajiansedap.com). Untuk menambah kelengkapan nutrsinya, saya tambahkan tahu putih juga sebagai sumber protein nabatinya. Bahan:
Bismillah...kali ini ingin sharing resep tongseng ayam hasil modifikasi saya sendiri yang baru saja dieksekusi pagi tadi. Berhubung stok sayuran di kulkas tinggal beberapa macam saja, dan Alhamdulillah..masih ada stok daging berupa dada ayam yang biasanya saya gunakan sbg salah satu protein hewani pilihan ke dalam menu MPASI harian anak..walhasil jadi terinspirasi untuk membuat menu tongseng ayam saja. Kelebihan memasak dengan daging ayam adalah waktu memasaknya menjadi jauh lebih cepat, terlebih sayuran yg saya gunakan hanya tauge dan bunga kol saja. sebelumnya saya sudah beberapa kali memasak tongseng namun kali ini resepnya sedikit berbeda. Saya coba modifikasi dengan stok bumbu dapur dan sayuran yang ada,,dan Alhamdulillah..ternyata komposisinya menurut saya malah jauh lebih pas dibandingkan resep yg biasa saya pakai... berikut ini resepnya.. :)
Tahukah engkau Sayang...
Kehadiranmu membuat Abi dan Bunda sedikit demi sedikit mulai memahami
Bahwa perjalanan membesarkanmu bukanlah perjalanan yang mudah untuk dilalui
pun bukan perjalanan yang instan untuk dinikmati
Disinilah dibutuhkan bahu yang kokoh untuk dijadikan sandaran di kala lelah melanda
Disinilah dibutuhkan dada yang lapang di saat krisis kesabaran mendera
Disinilah dibutuhkan empati seluas samudera di saat badai konflik menerpa
Disinilah Allah pupuk rasa sayang
Disinilah Allah tumbuhkan rasa cinta
Disinilah Allah semaikan keberkahan
Karenanya, terimakasih telah menerima kami sebagai orangtua, Nak..
Doakanlah kami agar dimampukan memelihara amanahNya meraih cinta dan ridhoNya
Mari sama-sama berikhtiar Sayang..
Membangun taman syurga di istana kecil kita...
Keluarga kecil yang bercita-cita memperoleh satu diantara dua kebaikan yang besar (husnayain): hidup mulia atau mati syahid. Berbagi kisah dan inspirasi melalui tulisan. Berharap ada setitik hikmah yang bisa diperoleh darinya. Happy reading ^_^